[OPINI] Apakah Perempuan Harus Memilih atau Menolak
Emansipasi Wanita
Emansipasi wanita adalah ketika seorang perempuan
tidak terbelenggu oleh apapun saat ia ingin memilih sesuatu. Hal inilah yang
diperjuangkan oleh R.A. Kartini pada masa perjuangan.
Pendidikan dan perempuan adalah hal yang sangat
sensitif jika dibicarakan pada masa-masa kelulusan SMA. Ketika orang tua lebih
memilih untuk mengizinkan anak perempuannya bekerja daripada kuliah.
Lalu, apakah seorang perempuan harus memilih
pendapat orang tua dan mengubur mimpinya ataukah menolak pendapat orang tua?
Perlu kita ingat kembali hadits Nabi yang
menyatakan bahwa, menuntut ilmu merupakan kewajiban untuk setiap muslim
laki-laki dan muslim perempuan.
Jadi, seorang perempuan boleh menolak keputusan
orang tuanya dengan mengatakan alasan dengan sopan dam sungguh-sungguh agar
orang tua bisa menimbang lagi keputusannya.
Lalu, saat orang tua bertanya untuk apa kuliah
jika ujungnya di dapur. Itu alasan kuno yang harus perempuan-perempuan milenial
patahkan.
Sebuah penelitian yang dipimpin oleh psikolog
dari Univercity of Michigan, Sandra Tang, pada 2014 lalu menunjukkan bahwa
pendidikan ibu mempengaruhi masa depan anak.
Masyarakat setuju bahwa ibu adalah madrasah
pertama bagi anak-anaknya. Jika sang ibu tidak mengerti apa-apa, lantas apa
yang harus diajarkan kepada sang anak?
Jawabannya ada di tangan perempuan-perempuan
milenial saat ini.
@nafaalf
#SahabatAksara
#Day5
Kota Udang, 30 April 2020
Nafaa
Comments
Post a Comment