[OPINI] Ketika Cinta Datang Menyapa

Holaa sobat ambyarku semuaa
Seperti apa sih bentuk cinta itu? Apakah rambut warna warni? Gigi kelinci? Eh.

Sebenernya, bentuk cinta itu luas. Tidak melulu soal lawan jenis. Bentuk cinta itu bisa cinta kepada Allah, Rasullullah, alam sekitar, keluarga, pekerjaan, dan lain sebagainya. Tapi kebanyakan pemuda milenial ini mempersempit makna cinta itu sebatas kepada lawan jenis saja.

Ketika cinta datang menyapa.
Siapa yang bisa menduga kapan cinta itu datang. Cinta itu bukan dipanahkan oleh dewi cinta loh kawan-kawan. Cinta itu suatu keadaan dimana kita bisa menerima hal-hal baru. Mulai memahami sesuatu yang awalnya kita cap tidak kita sukai menjadi hal yang sangat dikasihi.
Contohnya seperti ini, kamu belajar menaiki sepeda. Kamu terjatuh satu dua kali lalu kamu mengeluh tidak suka dan tidak mau coba lagi. Esoknya kamu kepikiran tuh sama sepedanya. Alhasil, kamu coba lagi. Kamu kayuh sepeda itu. Meniti jalan dengan kerikil tajam. Terjatuh. Coba lagi. Kamu lebih semangat dari hari pertama. Akhirnya kamu bisa menerima hal yang awalnya kamu cap tidak kamu sukai itu. Kamu semakin sayang dengan sepedamu. Meski telah meninggalkan luka di tubuhmu.
Seperti itulah bentuk cinta.

Lalu bagaimana lagi bentuk cinta?
Hidayah itu bukti cinta Allah kepada hambanya. Kita tidak tahu hati nonmuslim mana yang akan Allah sentuh. Nonmuslim mana yang akhirnya tergerak untuk memeluk islam. Saat si A memilih untuk masuk islam, seharusnya kita sesama muslim harus saling menghormati bukan menghujati. Itulah cinta, penuh kasih sayang.

Lalu bagaimana bila cinta datang kepada insan muda-mudi kita?
Setiap insan pasti memiliki ceritanya tersendiri dengan kapan dan bagaimana cinta itu datang kepadanya. Cinta sering kali datang saat kita merasa tak ingin mengenal cinta. Tapi, jangan salahkan cinta. Karena cinta itu fitrah. Kita tidak tahu, kapan dan kepada siapa hati kita akan berlabuh. Cinta yang tulus, akan terus tumbuh setelah kita mendapatkannya. Orang bijak pernah berkata, cinta itu misterius jadi jangan diburu-buru nanti kita merusak jalan ceritanya.

"Cinta dekat sekali dengan benci. Tumbuh beriring patah. Satu pesanku. Jangan biarkan yang patah itu layu, beri ia pupuk semangat agar lekas tumbuh kembali"

@nafaalf
#SahabatAksara
#Day6

Kota Udang, 1 Mei 2020
Nafaa

Comments

Popular posts from this blog

Resensi Novel TRAUMA -Boy Candra-

Selamat Berjuang, Sampai Jumpa Esok

Pejuang PTN 2020